Telaah Judul: Mengapa "Ideologi Kyai"?
Judul ini mengandung dua entitas sentral: Kyai sebagai subjek aktif (sang pemberi pengaruh) dan Santri sebagai subjek reseptif (penerima nilai). Kata "Ideologi" di sini tidak bermakna politis sempit, melainkan sebuah worldview atau cara pandang dunia yang mencakup aspek teologis, sosial, hingga perilaku keseharian. Membahas ideologi Kyai berarti membedah isi kepala dan hati seorang pemimpin spiritual yang kemudian diproyeksikan kepada ribuan muridnya melalui sistem asrama yang tertutup.
Retorika dan Romantisme Pesantren
Dalam narasi ideal, pesantren digambarkan sebagai "kerajaan kecil" yang mandiri. Kyai adalah sang raja bijak yang kata-katanya dianggap sebagai dawuh suci. Santri, dalam retorika klasik, diposisikan sebagai "tanah liat" yang siap dibentuk oleh tangan dingin Kyai.
